Puluhan hektar sawah
tanaman padi di kecamatan Ambarawa terancam kekeringan menyusul
kebijakan pengendalian kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi oleh
Pertamina. Para petani di tempat itu menggunakan bahan bakar untuk
menjalankan mesin pompa air untuk mengairi sawah.
Para
petani selama ini mengandalkan air sungai untuk mengairi sawah mereka.
Sedangkan saat musim kemarau seperti sekarang ini, permukaan air sungai
surut, sehingga harus disedot menggunakan pompa air.
Dalam beberapa minggu terakhir, para petani mengaku kelimpungan mencari BBM untuk menjalankan mesin pompa air.